Skip to content

SIA-SIA (Mampus Kau Di Koyak-Koyak Sepi)

22 Agustus 2014

Penghabisan kali itu kau datang
Membawa karangan kembang
Mawar merah dan melati putih
Darah dan suci.

Kau tebarkan depanku
Serta pandang yang mematikan: Untukmu.

Sudah itu kita sama termangu
Saling bertanya: Apakah ini?
Cinta? Keduanya tak mengerti.

Sehari itu kita bersama. Tak hampir menghampiri.

Ah! Hatiku tak mau memberi
Mampus kau dikoyak-koyak sepi.

-Chairil Anwar 1943-
Image posted by MobyPicture.com
– Posted using MobyPicture.com

Iklan

From → Uncategorized

Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: