Skip to content

Sajak Perkawinan

24 Agustus 2014

Baiklah pesta kita siapkan secara sederhana dan ala kadarnya.
Di sini hanya ada kita bertiga: kau, aku dan Tuhan.
Selebihnya cuma kenangan.

Hidangan telah tersedia, dan kita boleh segera menikmatinya: segelas sepi, sepiring kesangsian.
Selebihnya mungkin bernama harapan.

Semoga ini jadi perpisahan yang baik bagi masa lalu yang tak ingin kita ungkit-ungkit lagi.
Maka berbisiklah selamat tinggal dengan sebisa rela.

Setelah semua disingkirkan, kita tinggal melangkah.
Melangkah begitu saja.
Karena itu yang paling mendesak untuk dilakukan, sebelum kita bertanya akan ke mana.

Selebihnya tinggal keteguhan.
Image posted by MobyPicture.com
– Posted using MobyPicture.com

Iklan

From → Uncategorized

Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: